Pengaruh Latihan Footwork terhadap Kelincahan Atlet Bulutangkis: Sebuah Kajian Literatur Sistematis

Authors

  • Jimmy Saputra Sinaga Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Negeri Medan, Indonesia.
  • Indra David Sinaga Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Negeri Medan, Indonesia.
  • Boy Kristian Sibarani Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Negeri Medan, Indonesia.
  • Yonaxel Jusak Rajagukguk Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Negeri Medan, Indonesia.
  • Muhammad Yan Ahady Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Negeri Medan, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.53905/jiojurnal.v5i02.30

Keywords:

footwork training, agility, badminton athlete, movement performance, systematic review

Abstract

Purpose of the study: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis bukti ilmiah mengenai pengaruh latihan footwork terhadap peningkatan kelincahan atlet bulutangkis.

Materials and methods: Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA. Artikel diperoleh dari database Google Scholar, Scopus, DOAJ, dan SINTA pada periode 2022–2025 menggunakan kata kunci “footwork training”, “agility”, “badminton athlete”, dan “latihan footwork”. Sebanyak 312 artikel teridentifikasi pada tahap awal. Setelah proses penyaringan dan seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sebanyak 25 artikel memenuhi syarat untuk dianalisis.

Results: Hasil kajian menunjukkan bahwa latihan footwork secara konsisten memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kelincahan atlet bulutangkis. Metode latihan yang paling banyak digunakan adalah shadow footwork training, agility ladder training, hexagon drill, dan reactive footwork training. Peningkatan kelincahan yang dilaporkan berkisar antara 15%–38%, tergantung durasi latihan, karakteristik peserta, dan jenis intervensi.

Conclusions: Latihan footwork merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kelincahan atlet bulutangkis melalui peningkatan koordinasi neuromuskular, kekuatan otot tungkai, efisiensi biomekanika gerak, dan kemampuan perubahan arah. Program latihan footwork direkomendasikan sebagai bagian integral dalam pembinaan atlet bulutangkis.

References

Ardianto, R., & Setiawan, I. (2023). Efektivitas reactive footwork training terhadap peningkatan kelincahan atlet bulutangkis usia 14-16 tahun. Jurnal Keolahragaan, 11(2), 145–157.

BWF (Badminton World Federation). (2023). BWF statutes: Laws of badminton. Badminton World Federation. https://corporate.bwfbadminton.com/statutes/

Fadillah, M. R., Haris, I., & Syamsudin, F. (2023). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi kelincahan atlet bulutangkis: Studi regresi berganda pada atlet PB Djarum. Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan, 8(1), 23–34.

Fariz, A., & Nurkholis, A. (2023). Profil fisiologis atlet bulutangkis Indonesia berdasarkan karakteristik intermittent exercise. Journal of Sport and Exercise Science, 6(2), 88–101.

Ginting, A. P., Suharjana, S., & Fatkhurrohman, M. A. (2023). Hubungan automatisasi footwork dengan kecepatan reaksi atlet bulutangkis nasional. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 22(1), 45–58.

Hartono, S., Nopembri, S., & Kushartanti, B. M. W. (2023). Perbandingan efektivitas agility ladder, hexagon drill, dan shadow footwork terhadap kelincahan atlet bulutangkis. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 8(2), 201–214.

Hidayat, T., & Ramdani, R. (2024). Validitas dan reliabilitas instrumen pengukuran kelincahan pada atlet bulutangkis: Kajian psikometrik. Jurnal Keolahragaan, 12(1), 67–79.

Kusuma, D. W., & Pratiwi, H. (2023). Korelasi kualitas footwork zona lapangan dengan performa kompetitif atlet bulutangkis klaster nasional. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 19(2), 112–124.

Lee, J. W. Y., & Gaston, A. (2023). Biomechanical analysis of footwork patterns in elite badminton players: Implications for training and injury prevention. International Journal of Sports Science & Coaching, 18(4), 1023–1036.

Nimphius, S., McGuigan, M., Suchomel, T., & Newton, R. (2023). Revisiting the agility model: Current conceptual frameworks and measurement approaches. Sports Medicine, 53(1), 11–27.

Phomsoupha, M., & Laffaye, G. (2022). The science of badminton: Game characteristics, anthropometry, physiology, visual fitness and biomechanics. Sports Medicine, 52(6), 1257–1274.

Prasetyo, Y., Irianto, D. P., & Dimyati, D. (2024). Pengembangan model periodisasi latihan footwork bulutangkis berbasis blok untuk peningkatan kelincahan atlet usia remaja. Jurnal Keolahragaan, 12(2), 198–212.

Purnama, S. K., & Widiastuti, W. (2024). Efek sinergis kombinasi latihan footwork dan kekuatan tungkai terhadap kelincahan atlet bulutangkis: Studi eksperimen tiga kelompok. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 10(1), 78–93.

Rahman, A., Junaidi, S., & Oktaviani, L. (2022). Analisis biomekanika prinsip-prinsip footwork efektif pada atlet bulutangkis elit. Jurnal Keolahragaan, 10(2), 156–169.

Rahmansyah, F., Hidayatullah, M. F., & Kiyatno, K. (2024). Pengaruh kombinasi footwork training dan neuromuscular training terhadap kelincahan atlet bulutangkis junior. Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan, 9(1), 45–57.

Ramadhan, R., & Kurniawan, A. (2024). Program shadow footwork 8 minggu terhadap kelincahan atlet bulutangkis remaja Jawa Barat: Studi pretest-posttest control group. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 9(1), 89–103.

Scanlan, A. T., Fox, J. L., Borges, N. R., & Dalbo, V. J. (2022). Concurrent validity of field-based assessments for predicting agility performance in basketball players. Journal of Strength and Conditioning Research, 36(8), 2245–2252.

Sugiyono, P. (2023). Metode penelitian kombinasi: Mixed methods (Edisi ke-10). Alfabeta.

Susanto, N., & Hendarto, S. (2023). Adaptasi neuromuskular akibat latihan footwork pada atlet bulutangkis: Analisis elektromisografi. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 22(2), 167–180.

Syahruddin, S., Ruslan, R., & Sudirman, S. (2024). Identifikasi zona lapangan dan frekuensi pergerakan atlet bulutangkis dalam pertandingan tunggal: Analisis video. Jurnal Keolahragaan, 12(1), 34–47.

Wijaya, A. T., Irianto, S., & Suharjana, S. (2024). Dosis optimal latihan footwork untuk peningkatan kelincahan atlet bulutangkis: Tinjauan sistematis dan meta-analisis. Indonesian Journal of Sport Science and Coaching, 6(1), 1–16.

Wirawan, R. P., & Sulistiyono, S. (2024). Pengembangan model latihan footwork bulutangkis berbasis prinsip biomekanika untuk atlet usia dini. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 20(1), 56–72.

Zulfadhli, Z., Rifki, M. S., & Apriani, L. (2023). Perbedaan respons kelincahan terhadap latihan footwork antara atlet remaja dan dewasa muda pada cabang olahraga bulutangkis. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian

Published

2026-07-27

Issue

Section

Literature Review

How to Cite

Sinaga, J. S., Sinaga, I. D., Sibarani , B. K. ., Rajagukguk, Y. J. ., & Ahady, M. Y. . (2026). Pengaruh Latihan Footwork terhadap Kelincahan Atlet Bulutangkis: Sebuah Kajian Literatur Sistematis. Jurnal Inovasi Olahraga, 5(02), 120-125. https://doi.org/10.53905/jiojurnal.v5i02.30

Similar Articles

31-38 of 38

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)